Rolling door dan folding gate adalah dua pilihan paling umum untuk pintu depan ruko. Keduanya sama-sama dari besi/aluminium dan sama-sama berfungsi sebagai pengaman utama toko — tapi cara kerja, biaya, dan perawatannya cukup berbeda. Berikut perbandingan langsung supaya Anda bisa memutuskan mana yang lebih cocok.
Perbandingan cepat
| Aspek | Rolling Door | Folding Gate |
|---|---|---|
| Cara buka-tutup | Digulung ke atas (manual/motor) | Dilipat & digeser ke samping |
| Ruang di atas kepala | Butuh ruang untuk box gulungan | Tidak butuh, cocok plafon rendah |
| Keamanan visual | Tertutup penuh tanpa celah (One Sheet) | Ada celah antar panel |
| Opsi otomatis | Umum — motor + remote | Umumnya manual |
| Perawatan | As gulung & motor perlu servis berkala | Rel & engsel perlu pelumasan rutin |
Pilih rolling door kalau…
- Anda ingin tampilan tertutup penuh tanpa celah pandang saat toko tutup.
- Langit-langit cukup tinggi untuk menampung box gulungan.
- Anda ingin kemudahan buka-tutup otomatis dengan remote untuk operasional harian.
Pilih folding gate kalau…
- Langit-langit teras/ruko Anda rendah dan tidak memungkinkan sistem gulung.
- Anda ingin sirkulasi visual sedikit terbuka meski dalam posisi "tertutup sebagian" saat proses buka-tutup.
- Anggaran menjadi pertimbangan utama untuk bukaan standar ruko (lihat juga perbandingan harga folding gate per meter).
Bagaimana kalau butuh keduanya sekaligus?
Beberapa pelanggan kami memasang folding gate sebagai pengaman tambahan di balik rolling door utama, terutama untuk toko dengan risiko keamanan lebih tinggi. Ini menambah biaya tapi memberi lapisan keamanan ganda.
Masih ragu mana yang cocok untuk ruko Anda? Kirim foto dan ukuran bukaan via WhatsApp — tim kami bantu rekomendasikan tanpa biaya.